BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Smith Travel Research (STR),
merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis dan bisnis perhotelan glbal
mencatat pryeksi pertumbuhan hotel baru di Indonesia sampai dengan kuartal 1
tahun 2013 mencapai 24,2% dengan jumlah kamar sebanyak 30.942 kamar. Total
rencana pengembangan hotel baru di kawasan pasifik mencapai 1.788 hotel dengan
jumlah kamar diperkirakan sebanyak 385.143 unit maret sampai 2013, jumlah itu
termasuk yang tengah dalam kntruksi dan final planning, namun tidak mencakup
masih dalam perencanaan awal, berdasarkan pryeksi tersebut, Indonesia menempati
peringkat ketiga sebagai salah satu Negara dengan proyeksi pertumbuhan hotel
tertinggi, dibandingkan dengan beberapa Negara lainnya.
Indonesia memiliki keindahan alam
dan budaya yang beraneka ragam sehingga dapat dijadikan sebagai objek
pariwisata. Pengembangan ptensi ini dapat dilakukan agar pariwisata di Indnesia
meningkat dan menjadi sektr andalan yang mampu menambah dan menggalakkan
kegiatan ekonomi termasuk kegiatan sector lain yang terkait, sehingga lapangan
kerja, pendapatan daerah pendapatan masyarakat, pendapatan Negara dan
penerimaan devisa akan mengalami peningkatan melalui upaya pendaya gunaan
potensi pariwisata tersebut.
Kegiatan
peningkatanpotensi pariwisata haruslah didukung dengan sarana yang memadai agar
para knsumen merasa nyaman. Sarana yang dapat disediakan adalah sarana
penginapan yang merupakan pemberian jasa kepada knsumen. Perusahaan pemberian
jasa penginapan (perhotelan) juga
bersaing dalam menyediakan sarana bagi para wisatawan. Ketatnya persaingan
dibidang ini merupakan tantangan bagi pengusaha perhotelan dalam memberikan
pelayanan yang terbaik kepada konsumen agar knsumen merasa nyaman dan puas
sehingga knsumen memberikan kepercayaan kepada perusahaan perhotelan tersebut.
Bisnis
perhotelan di Pekanbaru telah tumbuh dn berkembang menjadi suatu bisnis akmdasi
yang telah berdiri sejak dahulu hingga dewasa ini. Pertumbuhan bisnis
perhotelan sejalan dengan berkembangnya iklim bisnis di kota Pekanbaru itu
sendiri. Maka dari itu banyak berdirinya hotel- hotel baru maupun hotel- hotel
lama yang siap untuk berkembang. Hal ini juga meningkatkan persaingan antara
perhotelan yang ada di Pekanbaru.
Hotel
merupakan salah satu jenis akomodasi yang sangat dikenal oleh masyarakat, di
samping akomodasi komersil lainnya. Usaha perhotelan sekarang ini sudah
merupakan suatu industri hotel yang memerlukan sumber dana dan sumber daya
manusia dalam jumlah besar, dengan resiko kerugian atau keuntungan yang besar pula.
Banyak perhotelan - perhotelan yang saat ini lebih menilai kinerja para
karyawannya. Hal tersebut dilakukan guna untuk menilai seberapa baik kinerja para karyawannya. Penilaian
kinerja dilakukan agar karyawan tahu sebaik apa pekerjaan mereka diperusahaan
tempat mereka bekerja. Perencanaan sumber daya manusia dalam suatu perusahaan
bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan prestasi kerja karyawan demi
tercapainya tujuan perusahaan. Bagian dari perencanaan tersebut adalah
mempersiapkan sumberdaya manusia yang memiliki kemampuan, menggali potensi diri
dengan memberikan pendidikan dan pelatihan agar tujuan perusahaan tercapai
sesuai dengan yang diharapkan. Sumberdaya manusia merupakan faktor yang paling
penting bagi perusahaan, karena sumberdaya
manusia merupakan pelaksanaan langsung seluruh aktifvitas yang ada dalam
rangka pencapaian tujuan perusahaan.
Namun, masih saja terjadi penurunan kinerja disebagian perusahaan yang
terdapat di Indonesia. Para manajer masih saja menemukan kinerja yang kurang
baik dalam perusahaan. Hal ini tersebut harus dianalisis oleh para manajer da
harus menemukan terjadinya penurunan dan kenaikan kinerja karyawan di
perusahaan.Penilaian ini harus dilakukan agar manajer dapat mengantisipasikan
penurunan kinerja karyawan. Para karyawan juga harus mendapatkan perhatian dari
atasan atau manajer, agar para karyawan tau bahwa mereka juga dihargai oleh
atasan mereka. Oleh karena itu para manajer setiap tahun harus melakukan
penilaian kinerja terhadap para karyawannya dan agar dapat mencapai tujuan
perusahaan sesuai dengan apa yang diharapkan perusahaan.
Berkembangnya
industri jasa perhotelan akan menimbulkan terjadinya persaingan yang lebh ketat
antara sesame pengelola jasa akomodasi yang ada di Kota Pekanbaru dalam merebut
calon konsumen atau pelanggan untuk memakai jasa akomodasi yang ditawarkan.
Keadaan ini merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi para pengusaha
perhotelan untuk memenangkan persaingan. Semakin tinggi tingkat persaingan
antara perusahaan perhotelan akan menyebabkan penyedia jasa perhotelan akan
meningatkan pelayanan serta fasilitas untuk menarik para pengguna jasa
perhtelan sebanyak-banyaknya.
Menurut Noe (2010) sistem manajemen kinerja dirancang agar dapat
memastikan bahwa pembelajaran dan pengembangan sejalan dengan strategi bisnis,
memicu hasil- hasil bisnis dan para karyawan memiliki berbagi kemampuan untuk
berhasil dalam pekerjaan- pekerjaan saat ini dan masa mendatang informasi dalam
setiap system tersebut dibagi agar dapat memastikan bahwa, melalui pelatihan
dan berbagai pengalamn di tempat kerja, para karyawan mengembangkan
keterampila- keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan pekejraannya saat ini
serta mempersiapkan dirinya terhadap minat minat karir di masa mendatang.
Penilaian kinerja merupakan suatu tugas administrasi yang dilakukan para
manajer dan merupakan tanggung jawab utama dari departemen sumberdaya manusia.
Menurut Mulyadi dan Jhony (1998) Adalah penghargaan berbasis kinerja
mendorong karyawan mengubah kecenderungan mereka dari semangat untuk memenuhi
kepentingan diri sendiri dan kesemangatan untuk memenuhi tujuan organisasi.
Penghargaan berbasis kinerja memberi dua manfaat yakni memberikan informasi dan
memberikan motivasi. Penghargaan merupakan bentuk terimakasih perusahaan pada
pekerjaan yang dilakukan oleh para karyawan. Bagi karyawan yang memiliki
potensi yang baik diberikan sebuah penghargaan atau sebagai Imbalan yang
diterima dan sebagai tanda bahwa perusahaan sangat memperhatikan dan menghargai
hasil kerja karyawan.
Para manajer juga memandang penilaian kinerja sebagiai ritual tahunan
mereka. Mereka cepat mengisi formulir dan menggunakannya untuk menggolongkan
seluruh informasi negatif yang mereka telah kumpulkan tentang seorang karyawan
jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Didalam setiap perusahaan
peningkatan terhadap keterampilan dan kecakapan pemimpin serta tenaga kerja mutlak diperlukan.Dalam hal ini merupakan
tanggung jawab dari pimpinan perusahaan karena baik secara langsung maupun
tidak langsung akan mempengaruhi tingkat kinerja dan prestasi dari tenaga kerja itu sendiri.
Salah satu usaha perusahaan dalam meningkatka kinerja karyawan adalah
dengan mengadakan pelatihan bagi karyawan. Pelatihan merupakan suatu yang
penting yang harus diutamakan oleh perusahaan – perusahaan ataupu organisasi.
Perusahaan- perusahaan harus bisa mendapatkan sumberdaya manusia yang
berkualitas dengan ,memperhatikan pendidikan para calon karyawan yang nantinya
akna berekerja di perusahaan atau organisasi. Pelatihan yang diberikan kepada
karyawan selain bertujuan untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan
jugabertujuan untuk memberikan motivasi agar dapat meningkatkan prestasi dan
kinerja karyawan yang berkualitas sehingga dapat meweujudkan target yang telah
ditentukan oleh perusahaan. Melalui pengenbangan sumberdaya manusia perusahaan
akan memiliki tenaga kerja karyawan yang terampil dan terlatih sehingga dapat
menyelesaikan tugas- tugas dengan baik. Maka diperlukan upaya peningkatan
pengetahuan dan keahlian melalui program pendidikan dan pelatiha yang harus
dilaksanakan secara jelas, terarah dan professional.
Pelatihan juga sangat penting bagi perusahaan , sebab pelatihan juga
menunjang bagi pendidikan yang dimiliki
oleh para karyawan. Pelatihan dilakukan untuk mengembangkan kemampuan dalam
megerjakan pekerjaan karyawa.Dengan pelatihan juga dapat melatih karyawan dalam
menggunakan peralatan dengan baik agar terjadi keamanana bagi karyawan. Dengan
diadaknnya penddikan dan pelatihan maka akan meningkatakan kualitas kinerja
karyawan yang tinggi.
Perusahaan yang mengadakan pelatihan kepada karyawannya secara otomatis akan meningkatkan kinerja
karyawan dan karyawan yang memiliki kinerja yang semakin baik akan mendapatkan
penghargaan, dengan adanya penghargaan tersebut
maka karyawan akan merasa bahwa
pekerjaannya selama ini dihargai oleh perusahaanya.Perusahaan ini bergerak di
bidang pengerboran dan gas,perusahaan ini melakukan pelatihan dan penghargaan
sebagai bagian pengenbangan sumber daya manusia yang ditunjukan bagi karyawan
baru maupun lama. Dengan harapan akan tercapainya tujuan perusahaan tersebut
sehingga perusahaan ini dapat berkembang.
Pelatihan sangat dibutuhkan dalam perusahaan yang sedang maju dengan
harapannya karyawan yang mengikuti pelatihan tersebut bisa meningkatkan
kinerjanya dan prestasinya agar dapat mencapai tujuan perusahaan.Tingkatan
pendidikan dalam perusahaan juga sangat di pertimbangkan/perhitungkan. Dengan
dilakukannya pelatihan ini maka karyawan perusahaan dapat meningkatkan prestasi
dan kinerjanya. Dengan demikian, keberhasilan dalam mencapai tujuan perusahaan
suatu perusahaan sangat tergantung pada sumber daya manusia yang telah di
bekali dengan berbagai jenis pendidikan dan pelatihan yang telah
dilaksanakan.Dalam suatu perusahaan penghargaan juga sangat perlu diperhatikan
agar perusahaan dapat memperoleh produktivitas kinerja yang maksimal dan
memberikan nilai tambah bagi perusahaan tersebut.Selain pelatihan, perusahaan
juga melakukan system penghargaan.Hal ini dilakukan agar dapat memotivasi karyawan dalam mengerjakan
pekerjaannya.
Penghargaan yang di dapat oleh karyawan pada perusahaan biasanya berupa
penghargaan financial yang berupa bonus atau uang tambahan dari perusahaan.
Dimana penghargaan tidak setiap minggu atau setiap bulan di peroleh karyawan
.Penghargaan mereka dapatkan apabila mereka membuat atau mengerjakan sesuatu hal
yang baru dan dapat mengembangkan perusahaan.Dengan demikian maka karyawan
tetap harus melakukan pelatihan yang baik untuk dapat meningkatkan kinerja
mereka.
Apabila bonus yang diberikan oleh perusahaan sebagai penghargaan masih belum
dapat memotivasi karyawan dalam meningkatkan kinerjanya.Dikarenakan penghargaan
tersebut tidak meningkat, artinya tidak adanya peningkatan jumlah pada bonus
tersebut sehingga kurang memotivasi karyawan. Upah atau gaji yang diterima
karyawan masih kurang mencukupi dalam memenuhi kebutuhan hidup para karyawan
apalagi di masa ekonomi sekarang Dengan adanya peningkatan terhadapa
kualitassumber daya manusia maka pelaksanaan pelatihan serta penerapan
penghargaan dirasakan sangat diperlukan baik oleh instansi pemerintah maupun
swasta, hal ini dikarenakan pelatihan,penghargaan akan menentukan proses
pelaksanaan kegiatan perusahaan secara efektif dan efesien serta menambah
pengetahuan bagi karyawan serta
memotivasi karyawan agar lebih meningkatkan kinerja mereka.
- Konsep
2:1 Kinerja
Pengertian
kinerja adalah Kinerja seorang karyawan merupakan hal yang bersifat individual,
karena setiapa karyawan mempunyai tingkat kemampuan yang berbeda- beda dalam
mengerjakan tugasnya. Pihak manajemen dapat mengukur karyawan atas unjuk
kerjanya berdasarkan kinerjanya dari masing- masing karyawan.K inerja adalah
sebuah aksi, bukan kejadian.Aksi kinerja itu sendiri tediri dari banyak
komponen dan bukan merupakan hasil yang dapat dilihat pada saat itu juga. Dalam
evaluasi kinerja, ada standar yang disebut sebagai standar kinerja.Evaluasi
kinerja tidak mungkin dapat dilaksanakan denganbaik tanpa standar kinerja.
Pengertian kinerja dikemukanan oleh
Payaman Simanjuntak (2005) yang mengemukakan kinerja adalah tingkat pencapaian
hasil atas pelaksanaan tugas tertentu. Kinerja perusahaan adalah tingkat
pencapaian hasil alam rangka mewujudkan tujuan perusahaan.
Dessler
(2009) berpendapat : Kinerja (prestasi kerja) adalah prestasi aktual karyawan
dibandingkan dengan prestasi yang diharapkan dari karyawan. Prestasi kerja yang
diharapkan adalah prestasi standar yang disusun sebagai acuan sehingga dapat
melihat kinerja karyawan sesuai dengan posisinya dibanding dengan standar yang
dibuat. Selain itu dapat juga dilihat kinerja karyawan dari karyawan lainnya.
Dengan
kedua pendapat para ahli diatas saya dapat menyimpulkan bahwa kinerja karyawan
merupakan sesuatu yang mempengaruhi seberapa banyak karyawan memberikan kontribusi
bagi segi kualitas dan kuantitas output dari pekerjaan yang mereka
lakukan.Untuk memotivasi karyawan biasanya perusahaan mengadakan penilaian atas
kinerja karyawan.Penilaiian kinerja adalah proses evaluasi seberapa baik
karyawan mengerjakan pekerjaan yang dibanding dengan satu standar tertentu yang
di pakai perusahaan.
Faktor
– faktor yang mempengaruhi kinerja yaitu:
1.kinerja
baik dipengaruhi oleh dua faktor :
a. Internal (kemampuan tinggi dan
kerja keras)
b. Eksternal (pekerjaan mudah, nasib
baik, bantuan dari rekan- rekan dan
tentunya pemimpin yang baik)
2.kinerja
jelek dipengaruhi oleh dua faktor juga antara lain :
a.Internal (kemampuan rendah dan
upaya sedikit)
b.Eksternal (pekerjaan sulit, nasib
buruk, rekan-rekan kerja tidak produktif dalam pemimpin yang tidak simpatik).
2:2 Pelatihan
Menurut Byar dan Rue 2004 pelatihan
adalah proses pembelajaran yang melinattkan penguasaan, keterampilan, konsep,
aturan- aturan atau sikap untuk meningkatkan kinerja karyawan.
Menurut Dessler 2003 pelatihan
adalah proses pembelajaran keterampilan dasar yang dibutuhkan oleh karyawan
baru untuk melaksanakan pekerjaannya.. Secara prinsip, kedua pengertian
tersebut adalah sama yaitu pelatihan merupakan proses pembelajaran yang
ditujukan kepada karyawan agar pelaksanaan pekerjaannya memuaskan.Pengukuran
kebutuhan pelatihan adalah analisis sistematis dari aktivitas pelatihan
spesifik yang diperlukan perusahaan untuk emncapai tujuan atau sasarannya.
Berdasarkan
uraian diata, maka penulis ingin menjadika perusahaan ini ebagai objek yang
akan di teliti dengan judul “PENGARUH
PELATIHAN DAN PENGHARGAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN HOTEL FURAYA PEKANBARU”
2. Perumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang yang telah diuraikan, maka rumusan masalah sebagai berikut :
1)
Bagaimana pelatihan dan penghargaan berpengaruh secara
simultan terhadap kinerja karyawan dalam mencapai suatu tujuan yang diinginkan
oleh Hotel Furaya.
2)
Bagaimana pelatihan dan penghargaan berpengaruh secara
parial terhadap kinerja karyawan pada Hotel Furaya.
3)
Variable manakah yang berpengaruh dominan terhadap
kinerja karyawan pada Hotel Furaya.
3. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah :
1)
Untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan penghargaan
secara simultanterhadap kinerja karyawan Hotel Furaya.
2)
Untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan penghargaan
secara parsial terhadap kinerja karyawan pada Hotel Furaya.
3)
Untuk mengetahui variable mana yang berpengaruh dominan
terhadap kinerja karyawan Hotel Furaya.
4. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian
adalah :
1)
Untuk menghailkan kemampuan dalam penguaaan teori yang
berhubungan denga permasalahan yang diteliti serta memberikan kesempatan bagi
penulis untuk mengaplikasikan ilmu manajemen.
2)
Untuk memberikan masukan kepada perusahaan- perusahaan
lain tentang pentingnya pelatihan dan penghargaan dalam meningkatkan kinerja
karyawan.
3)
Sebagai bahan informasi dan masukan bagi yang ingin
melakukan penulisan sejenis atau perbandingan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar