Jumat, 20 Juni 2014

My degree


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
            Smith Travel Research (STR), merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis dan bisnis perhotelan glbal mencatat pryeksi pertumbuhan hotel baru di Indonesia sampai dengan kuartal 1 tahun 2013 mencapai 24,2% dengan jumlah kamar sebanyak 30.942 kamar. Total rencana pengembangan hotel baru di kawasan pasifik mencapai 1.788 hotel dengan jumlah kamar diperkirakan sebanyak 385.143 unit maret sampai 2013, jumlah itu termasuk yang tengah dalam kntruksi dan final planning, namun tidak mencakup masih dalam perencanaan awal, berdasarkan pryeksi tersebut, Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai salah satu Negara dengan proyeksi pertumbuhan hotel tertinggi, dibandingkan dengan beberapa Negara lainnya.
            Indonesia memiliki keindahan alam dan budaya yang beraneka ragam sehingga dapat dijadikan sebagai objek pariwisata. Pengembangan ptensi ini dapat dilakukan agar pariwisata di Indnesia meningkat dan menjadi sektr andalan yang mampu menambah dan menggalakkan kegiatan ekonomi termasuk kegiatan sector lain yang terkait, sehingga lapangan kerja, pendapatan daerah pendapatan masyarakat, pendapatan Negara dan penerimaan devisa akan mengalami peningkatan melalui upaya pendaya gunaan potensi pariwisata tersebut.
Kegiatan peningkatanpotensi pariwisata haruslah didukung dengan sarana yang memadai agar para knsumen merasa nyaman. Sarana yang dapat disediakan adalah sarana penginapan yang merupakan pemberian jasa kepada knsumen. Perusahaan pemberian jasa penginapan  (perhotelan) juga bersaing dalam menyediakan sarana bagi para wisatawan. Ketatnya persaingan dibidang ini merupakan tantangan bagi pengusaha perhotelan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen agar knsumen merasa nyaman dan puas sehingga knsumen memberikan kepercayaan kepada perusahaan  perhotelan tersebut.
Bisnis perhotelan di Pekanbaru telah tumbuh dn berkembang menjadi suatu bisnis akmdasi yang telah berdiri sejak dahulu hingga dewasa ini. Pertumbuhan bisnis perhotelan sejalan dengan berkembangnya iklim bisnis di kota Pekanbaru itu sendiri. Maka dari itu banyak berdirinya hotel- hotel baru maupun hotel- hotel lama yang siap untuk berkembang. Hal ini juga meningkatkan persaingan antara perhotelan yang ada di Pekanbaru.
Hotel merupakan salah satu jenis akomodasi yang sangat dikenal oleh masyarakat, di samping akomodasi komersil lainnya. Usaha perhotelan sekarang ini sudah merupakan suatu industri hotel yang memerlukan sumber dana dan sumber daya manusia dalam jumlah besar, dengan resiko kerugian atau keuntungan yang besar pula.
Banyak perhotelan - perhotelan yang saat ini lebih menilai kinerja para karyawannya. Hal tersebut dilakukan guna untuk menilai seberapa  baik kinerja para karyawannya. Penilaian kinerja dilakukan agar karyawan tahu sebaik apa pekerjaan mereka diperusahaan tempat mereka bekerja. Perencanaan sumber daya manusia dalam suatu perusahaan bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan prestasi kerja karyawan demi tercapainya tujuan perusahaan. Bagian dari perencanaan tersebut adalah mempersiapkan sumberdaya manusia yang memiliki kemampuan, menggali potensi diri dengan memberikan pendidikan dan pelatihan agar tujuan perusahaan tercapai sesuai dengan yang diharapkan. Sumberdaya manusia merupakan faktor yang paling penting bagi perusahaan, karena sumberdaya  manusia merupakan pelaksanaan langsung seluruh aktifvitas yang ada dalam rangka pencapaian tujuan perusahaan.
Namun, masih saja terjadi penurunan kinerja disebagian perusahaan yang terdapat di Indonesia. Para manajer masih saja menemukan kinerja yang kurang baik dalam perusahaan. Hal ini tersebut harus dianalisis oleh para manajer da harus menemukan terjadinya penurunan dan kenaikan kinerja karyawan di perusahaan.Penilaian ini harus dilakukan agar manajer dapat mengantisipasikan penurunan kinerja karyawan. Para karyawan juga harus mendapatkan perhatian dari atasan atau manajer, agar para karyawan tau bahwa mereka juga dihargai oleh atasan mereka. Oleh karena itu para manajer setiap tahun harus melakukan penilaian kinerja terhadap para karyawannya dan agar dapat mencapai tujuan perusahaan sesuai dengan apa yang diharapkan perusahaan.
Berkembangnya industri jasa perhotelan akan menimbulkan terjadinya persaingan yang lebh ketat antara sesame pengelola jasa akomodasi yang ada di Kota Pekanbaru dalam merebut calon konsumen atau pelanggan untuk memakai jasa akomodasi yang ditawarkan. Keadaan ini merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi para pengusaha perhotelan untuk memenangkan persaingan. Semakin tinggi tingkat persaingan antara perusahaan perhotelan akan menyebabkan penyedia jasa perhotelan akan meningatkan pelayanan serta fasilitas untuk menarik para pengguna jasa perhtelan sebanyak-banyaknya.

Menurut Noe (2010) sistem manajemen kinerja dirancang agar dapat memastikan bahwa pembelajaran dan pengembangan sejalan dengan strategi bisnis, memicu hasil- hasil bisnis dan para karyawan memiliki berbagi kemampuan untuk berhasil dalam pekerjaan- pekerjaan saat ini dan masa mendatang informasi dalam setiap system tersebut dibagi agar dapat memastikan bahwa, melalui pelatihan dan berbagai pengalamn di tempat kerja, para karyawan mengembangkan keterampila- keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan pekejraannya saat ini serta mempersiapkan dirinya terhadap minat minat karir di masa mendatang. Penilaian kinerja merupakan suatu tugas administrasi yang dilakukan para manajer dan merupakan tanggung jawab utama dari departemen sumberdaya manusia.
Menurut Mulyadi dan Jhony (1998) Adalah penghargaan berbasis kinerja mendorong karyawan mengubah kecenderungan mereka dari semangat untuk memenuhi kepentingan diri sendiri dan kesemangatan untuk memenuhi tujuan organisasi. Penghargaan berbasis kinerja memberi dua manfaat yakni memberikan informasi dan memberikan motivasi. Penghargaan merupakan bentuk terimakasih perusahaan pada pekerjaan yang dilakukan oleh para karyawan. Bagi karyawan yang memiliki potensi yang baik diberikan sebuah penghargaan atau sebagai Imbalan yang diterima dan sebagai tanda bahwa perusahaan sangat memperhatikan dan menghargai hasil kerja karyawan.
Para manajer juga memandang penilaian kinerja sebagiai ritual tahunan mereka. Mereka cepat mengisi formulir dan menggunakannya untuk menggolongkan seluruh informasi negatif yang mereka telah kumpulkan tentang seorang karyawan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Didalam setiap perusahaan peningkatan terhadap keterampilan dan kecakapan pemimpin serta tenaga  kerja mutlak diperlukan.Dalam hal ini merupakan tanggung jawab dari pimpinan perusahaan karena baik secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi tingkat kinerja dan prestasi  dari tenaga kerja itu sendiri.
Salah satu usaha perusahaan dalam meningkatka kinerja karyawan adalah dengan mengadakan pelatihan bagi karyawan. Pelatihan merupakan suatu yang penting yang harus diutamakan oleh perusahaan – perusahaan ataupu organisasi. Perusahaan- perusahaan harus bisa mendapatkan sumberdaya manusia yang berkualitas dengan ,memperhatikan pendidikan para calon karyawan yang nantinya akna berekerja di perusahaan atau organisasi. Pelatihan yang diberikan kepada karyawan selain bertujuan untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan jugabertujuan untuk memberikan motivasi agar dapat meningkatkan prestasi dan kinerja karyawan yang berkualitas sehingga dapat meweujudkan target yang telah ditentukan oleh perusahaan. Melalui pengenbangan sumberdaya manusia perusahaan akan memiliki tenaga kerja karyawan yang terampil dan terlatih sehingga dapat menyelesaikan tugas- tugas dengan baik. Maka diperlukan upaya peningkatan pengetahuan dan keahlian melalui program pendidikan dan pelatiha yang harus dilaksanakan secara jelas, terarah dan professional.
Pelatihan juga sangat penting bagi perusahaan , sebab pelatihan juga menunjang  bagi pendidikan yang dimiliki oleh para karyawan. Pelatihan dilakukan untuk mengembangkan kemampuan dalam megerjakan pekerjaan karyawa.Dengan pelatihan juga dapat melatih karyawan dalam menggunakan peralatan dengan baik agar terjadi keamanana bagi karyawan. Dengan diadaknnya penddikan dan pelatihan maka akan meningkatakan kualitas kinerja karyawan yang tinggi.
Perusahaan yang mengadakan pelatihan kepada karyawannya  secara otomatis akan meningkatkan kinerja karyawan dan karyawan yang memiliki kinerja yang semakin baik akan mendapatkan penghargaan, dengan adanya penghargaan tersebut  maka karyawan akan  merasa bahwa pekerjaannya selama ini dihargai oleh perusahaanya.Perusahaan ini bergerak di bidang pengerboran dan gas,perusahaan ini melakukan pelatihan dan penghargaan sebagai bagian pengenbangan sumber daya manusia yang ditunjukan bagi karyawan baru maupun lama. Dengan harapan akan tercapainya tujuan perusahaan tersebut sehingga perusahaan ini dapat berkembang.
Pelatihan sangat dibutuhkan dalam perusahaan yang sedang maju dengan harapannya karyawan yang mengikuti pelatihan tersebut bisa meningkatkan kinerjanya dan prestasinya agar dapat mencapai tujuan perusahaan.Tingkatan pendidikan dalam perusahaan juga sangat di pertimbangkan/perhitungkan. Dengan dilakukannya pelatihan ini maka karyawan perusahaan dapat meningkatkan prestasi dan kinerjanya. Dengan demikian, keberhasilan dalam mencapai tujuan perusahaan suatu perusahaan sangat tergantung pada sumber daya manusia yang telah di bekali dengan berbagai jenis pendidikan dan pelatihan yang telah dilaksanakan.Dalam suatu perusahaan penghargaan juga sangat perlu diperhatikan agar perusahaan dapat memperoleh produktivitas kinerja yang maksimal dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan tersebut.Selain pelatihan, perusahaan juga melakukan system penghargaan.Hal ini dilakukan agar  dapat memotivasi karyawan dalam mengerjakan pekerjaannya.
Penghargaan yang di dapat oleh karyawan pada perusahaan biasanya berupa penghargaan financial yang berupa bonus atau uang tambahan dari perusahaan. Dimana penghargaan tidak setiap minggu atau setiap bulan di peroleh karyawan .Penghargaan mereka dapatkan apabila mereka membuat atau mengerjakan sesuatu hal yang baru dan dapat mengembangkan perusahaan.Dengan demikian maka karyawan tetap harus melakukan pelatihan yang baik untuk dapat meningkatkan kinerja mereka.
Apabila bonus yang diberikan oleh perusahaan sebagai penghargaan masih belum dapat memotivasi karyawan dalam meningkatkan kinerjanya.Dikarenakan penghargaan tersebut tidak meningkat, artinya tidak adanya peningkatan jumlah pada bonus tersebut sehingga kurang memotivasi karyawan. Upah atau gaji yang diterima karyawan masih kurang mencukupi dalam memenuhi kebutuhan hidup para karyawan apalagi di masa ekonomi sekarang Dengan adanya peningkatan terhadapa kualitassumber daya manusia maka pelaksanaan pelatihan serta penerapan penghargaan dirasakan sangat diperlukan baik oleh instansi pemerintah maupun swasta, hal ini dikarenakan pelatihan,penghargaan akan menentukan proses pelaksanaan kegiatan perusahaan secara efektif dan efesien serta menambah pengetahuan bagi  karyawan serta memotivasi karyawan agar lebih meningkatkan kinerja mereka.


  1. Konsep
2:1 Kinerja
            Pengertian kinerja adalah Kinerja seorang karyawan merupakan hal yang bersifat individual, karena setiapa karyawan mempunyai tingkat kemampuan yang berbeda- beda dalam mengerjakan tugasnya. Pihak manajemen dapat mengukur karyawan atas unjuk kerjanya berdasarkan kinerjanya dari masing- masing karyawan.K inerja adalah sebuah aksi, bukan kejadian.Aksi kinerja itu sendiri tediri dari banyak komponen dan bukan merupakan hasil yang dapat dilihat pada saat itu juga. Dalam evaluasi kinerja, ada standar yang disebut sebagai standar kinerja.Evaluasi kinerja tidak mungkin dapat dilaksanakan denganbaik tanpa standar kinerja.
            Pengertian kinerja dikemukanan oleh Payaman Simanjuntak (2005) yang mengemukakan kinerja adalah tingkat pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu. Kinerja perusahaan adalah tingkat pencapaian hasil alam rangka mewujudkan tujuan perusahaan.
Dessler (2009) berpendapat : Kinerja (prestasi kerja) adalah prestasi aktual karyawan dibandingkan dengan prestasi yang diharapkan dari karyawan. Prestasi kerja yang diharapkan adalah prestasi standar yang disusun sebagai acuan sehingga dapat melihat kinerja karyawan sesuai dengan posisinya dibanding dengan standar yang dibuat. Selain itu dapat juga dilihat kinerja karyawan dari karyawan lainnya.
Dengan kedua pendapat para ahli diatas saya dapat menyimpulkan bahwa kinerja karyawan merupakan sesuatu yang mempengaruhi seberapa banyak karyawan memberikan kontribusi bagi segi kualitas dan kuantitas output dari pekerjaan yang mereka lakukan.Untuk memotivasi karyawan biasanya perusahaan mengadakan penilaian atas kinerja karyawan.Penilaiian kinerja adalah proses evaluasi seberapa baik karyawan mengerjakan pekerjaan yang dibanding dengan satu standar tertentu yang di pakai perusahaan.
Faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja yaitu:
1.kinerja baik dipengaruhi oleh dua faktor :
            a. Internal (kemampuan tinggi dan kerja keras)
            b. Eksternal (pekerjaan mudah, nasib baik, bantuan dari rekan- rekan dan          tentunya pemimpin yang baik)
2.kinerja jelek dipengaruhi oleh dua faktor juga antara lain :
            a.Internal (kemampuan rendah dan upaya sedikit)
            b.Eksternal (pekerjaan sulit, nasib buruk, rekan-rekan kerja tidak produktif dalam pemimpin yang tidak simpatik).


2:2 Pelatihan
            Menurut Byar dan Rue 2004 pelatihan adalah proses pembelajaran yang melinattkan penguasaan, keterampilan, konsep, aturan- aturan atau sikap untuk meningkatkan kinerja karyawan.
            Menurut Dessler 2003 pelatihan adalah proses pembelajaran keterampilan dasar yang dibutuhkan oleh karyawan baru untuk melaksanakan pekerjaannya.. Secara prinsip, kedua pengertian tersebut adalah sama yaitu pelatihan merupakan proses pembelajaran yang ditujukan kepada karyawan agar pelaksanaan pekerjaannya memuaskan.Pengukuran kebutuhan pelatihan adalah analisis sistematis dari aktivitas pelatihan spesifik yang diperlukan perusahaan untuk emncapai tujuan atau sasarannya.
Berdasarkan uraian diata, maka penulis ingin menjadika perusahaan ini ebagai objek yang akan di teliti dengan judul “PENGARUH PELATIHAN DAN PENGHARGAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN HOTEL FURAYA PEKANBARU”

2. Perumusan Masalah

            Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, maka rumusan masalah sebagai berikut :
1)      Bagaimana pelatihan dan penghargaan berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan dalam mencapai suatu tujuan yang diinginkan oleh Hotel Furaya.
2)      Bagaimana pelatihan dan penghargaan berpengaruh secara parial terhadap kinerja karyawan pada Hotel Furaya.
3)      Variable manakah yang berpengaruh dominan terhadap kinerja karyawan pada Hotel Furaya.

3. Tujuan Penelitian
            Tujuan dari penelitian ini adalah :

1)      Untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan penghargaan secara simultanterhadap kinerja karyawan Hotel Furaya.
2)      Untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan penghargaan secara parsial terhadap kinerja karyawan pada Hotel Furaya.
3)      Untuk mengetahui variable mana yang berpengaruh dominan terhadap kinerja karyawan Hotel Furaya.


4. Manfaat Penelitian

      Adapun manfaat penelitian adalah :

1)      Untuk menghailkan kemampuan dalam penguaaan teori yang berhubungan denga permasalahan yang diteliti serta memberikan kesempatan bagi penulis untuk mengaplikasikan ilmu manajemen.
2)      Untuk memberikan masukan kepada perusahaan- perusahaan lain tentang pentingnya pelatihan dan penghargaan dalam meningkatkan kinerja karyawan.
3)      Sebagai bahan informasi dan masukan bagi yang ingin melakukan penulisan sejenis atau perbandingan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar